Renungan Minggu Ini

Petunjuk Penggunaan Renungan

  1. Berdoalah sebelum mulai membaca Firman Tuhan dan persekutuan pribadi dengan Tuhan supaya Roh Kudus menerangi hati dan pikiran kita.
  2. Bacalah ayat-ayat Firman Tuhan yang disarankan sebelum membaca ulasan Firman Tuhan.
  3. Renungkan bacaan dan ulasan Firman Tuhan yang telah dibaca, kemudian segera refleksikan dalam kehidupan pribadi Saudara.
  4. Mintalah pertolongan Roh Kudus supaya memberi kesanggupan kepada Saudara untuk melakukan Firman Tuhan dan keputusan Saudara hari ini.
  5. Berdoalah dan mengucap syukurlah atas berkat dari Renungan Firman Tuhan yang telah Saudara dapatkan.

 

Wujud dari Dedikasi

“Sebab di sini banyak kesempatan bagiku untuk mengerjakan pekerjaan yang besar dan penting, sekalipun ada banyak penentang.” (1 Korintus 16:9)

Adalah seorang wanita yang menghabiskan hidupnya sebagai baby sitter. Ia dapat menemukan pekerjaan yang dipandang orang. Namun dedikasi yang tinggi terhadap pekerjaan, tidak melunturkan semangat kerjanya. Serangkaian acara yang di gelar saat ia menutup umur di usia senja, merupakan kesan mendalam majikannya atas tanggung jawab yang telah ditunjukkan wanita itu semasa hidup. Puluhan tahun mengabdi bukan waktu yang singkat, tanpa peduli profesinya di pandangan sebelah mata oleh orang lain. Sikap serupa ditunjukkan juga seorang bapak yang mengabdi di sebuah keraton. Pendapatan bukan masalah besar baginya. Dalam sebuah obrolan ia berkata, “Dapat menyelesaikan tugas dengan baik sebagai abdi dalam, sudah cukup membuat saya puas dan bahagia.” Tak heran selama puluhan tahun pula, keluarganya mendapatkan apresiasi dari pihak keraton.

Hati-hati dengan Hati

"Betapa liciknya hati, lebih licik dari pada segala sesuatu, hatinya sudah membatu: siapakah yg dapat mengetahuinya?" -Yeremia 17:9

Hari-hari ini banyak orang bisa hidup dengan mengenakan 'topeng' dan mengelabui orang banyak. Tapi celakalah orang yang menipu dirinya sendiri. Sebab dengan demikian, ia telah mempercayai kebohongan yang ia bangun sendiri dan walhasil kehilangan kemampuan untuk mawas diri.

Bertumbuh

”Bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus” (2 Petrus 3:18)

Orang tua saya memiliki gen yang sangat berbeda. Ibu saya pendek sedangkan ayah saya tinggi. Saya adalah bungsu dari 8 bersaudara. Saya merasa beruntung karena saya adalah salah satu 5 saudara saya yang lain yang mewarisi gen dari papa saya yang tinggi. Berbicara soal tinggi badan, faktor keturunan cukup berperan dalam menentukan batas tinggi badan seseorang. Meskipun kita mengatur pola makan dan olahraga, pertumbuhan fisik akan terhenti jika telah mencapai titik puncak. Tak peduli seberapa keras kita berusaha, jika batas itu sudah tercapai, kita tidak dapat bertumbuh lagi. Kebanyakan justru kita cenderung mengembang ke samping.

Tawaran Kemudahan

Maka berkatalah Yerobeam dalam hatinya: "Kini mungkin kerajaan itu kembali kepada keluarga Daud. Jika bangsa itu pergi mempersembahkan korban sembelihan di rumah TUHAN di Yerusalem, maka tentulah hati bangsa ini akan berbalik kepada tuan mereka, yaitu Rehabeam, raja Yehuda, kemudian mereka akan membunuh aku dan akan kembali kepada Rehabeam, raja Yehuda." (1 Raja 12:26,27)

Setelah Salomo mati, kerajaan Israel terpecah. Yerobeam menjadi raja atas Kerajaan Utara dan Rehabeam menjadi raja atas Kerajaan Selatan, yaitu Yehuda. Saat itu orang Israel diwajibkan untuk beribadah ke Bait Allah yang ada di Yerusalem 3 kali dalam setahun. Tetapi hal ini merisaukan hati raja Yerobeam, ia khawatir jangan-jangan rakyat yang dipimpinnya akan membelot kepada kerajaan musuh dan membunuhnya (ayat 27). Ia takut dengan rutinitas mereka 3 kali dalam setahun melakukan perjalanan ke Yerusalem akan membuat hati mereka berubah menjadi tidak setia kepadanya. Sehingga timbul keinginan dalam hati Yerobeam untuk menyelenggarakan ibadah tiruan dengan membuat dua patung anak lembu jantan dari emas, menaruh patung itu satu di Betel, dan yang lain di Dan.

HARGA YANG MAHAL

Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.” (Roma  8:2)

Kemerdekaan bukan sebuah hadiah yang diperoleh dengan mudah. Setiap kemerdekaan diperoleh melalui perjuangan yang panjang dan berdarah. Bangsa Indonesia sendiri mendapatkan kemerdekaan dengan perjuangan pantang menyerah. Melewati beberapa peristiwa berdarah, dimana tak terhitung nyawa yang dikorbankan saat merebut kembali kemerdekaan. Harga yang sangat mahal untuk sebuah kemerdekaan.

Roh-Nya Hidupkan Rohku

Tetapi perhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang tidak binasa yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram, yang sangat berharga di mata Allah. 1 Petrus 3:4

Sebagai karya agung Tuhan manusia diciptakan dengan kesamaan-kesamaan seperti seorang Bapa dan anaknya, yang oleh Alkitab dipakai pembahasaan “menurut gambar dan rupa Allah” (Kejadian 1:26-27). Kesamaan-kesamaan tersebut tidak hanya mencakup kesempurnaan/ keutuhan manusia secara fisik saja, melainkan juga kelengkapan non-fisik. Kitab Bilangan 16:22 dan Ibrani 12:9 memberikan kita fakta bahwa salah satu kelengkapan manusia sebagai makhluk ciptaan-Nya adalah “memiliki roh”. Roh pada manusia merupakan nafas Allah yang dihembuskan-Nya ke hidung manusia itu sehingga ia menjadi makhluk yang hidup (Kejadian 2:7). Roh inilah yang memungkinkan manusia menerima apa yang berasal dari Allah (1 Korintus 2:14). Dr. James R. Graham berkata bahwa “tempat beraktivitasnya Roh Kudus, dan bagian manusia yang menarik Tuhan adalah roh manusia”.

Anggota Keluarga Allah

”Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah.” (Efesus 2:19)

Dua belas tahun yang lalu kami, suami istri pernah menjadi bapak dan ibu asrama di sebuah asrama Kristen. Anak-anak yang kami bina berasal dari berbagai latar belakang dan suku yang berbeda-beda pula. Tahun-tahun pertama kami di asrama, kami sering merasa kesulitan untuk mengatasi konflik-konflik yang terjadi. Hampir setiap hari tanpa merasa bosan, pagi dan malam kami selalu mengingatkan dan mengajarkan kepada mereka bahwa sekalipun mereka berbeda, namun mereka semua merupakan satu keluarga di dalam Tuhan. Hingga akhirnya, mereka dapat hidup rukun satu dengan lainnya. Bahkan yang membuat kami terharu, mereka bukan saja dapat hidup rukun dalam perbedaan melainkan juga dapat saling membantu satu dengan lainnya.

Jadwal Ibadah Minggu

Kebaktian Umum

05.30 WIB Umum I
08.15 WIB Umum II
11.15 WIB Umum III
17.00 WIB Umum IV

Sekolah Minggu
07.30 WIB Sekolah Minggu (besar)
09.00 WIB Sekolah Minggu (kecil)
17.30 WIB Sekolah Minggu (kecil)