Jadilah Teladan, Jangan Sandungan

Dalam hal apapun kami tidak memberi sebab orang tersandung, supaya pelayanan kami jangan sampai dicela. (2 Korintus  6:3)

Kita pasti pernah mendengar pepatah yang mengatakan, “Guru kencing  berdiri, murid kencing berlari.” Pepatah tersebut mengandung maksud bahwa seorang guru harus menjadi teladan yang baik. Jika guru memberikan teladan yang baik kepada anak didiknya maka secara tidak langsung anak didik akan menirukan apa yang dilakukan oleh gurunya. Begitu juga sebaliknya jika guru itu memberikan contoh yang buruk maka anak didiknya pun akan berbuat buruk juga.

Tuhan Yesus adalah Guru yang baik. Yohanes 13:13 mencatat, “Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.” Semua yang telah dilakukan-Nya di dunia ini bahkan sejak kelahiran-Nya adalah teladan bagi kita orang percaya. Kristus telah menjadi teladan yang sempurna bagi orang benar, karena itu sudah sepatutnyalah orang percaya dapat memberikan teladan kepada dunia. Tentu tidak perlu menjadi guru agar dapat memberi teladan.
 
Menjadi teladan dalam segala hal memang tidak mungkin. Hanya Tuhan Yesus yang dapat melakukannya. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia kata ‘teladan’ bermakna sesuatu yang patut ditiru atau baik untuk di contoh (perbuatan, kelakuan, sifat). Bercermin kepada definisi ini, sebagai pengikut Kristus, adakah perbuatan baik kita yang telah menjadi teladan bagi sekitar kita atau minimal bagi keluarga kita? Semestinya sebagai orang benar pasti ada perbuatan benar kita yang telah menjadi teladan. Bila tidak ada, jangan-jangan ada perbuatan kita yang telah menyebabkan orang lain tersandung.

Alangkah baik bila kita dapat segera mendeteksi perilaku yang menyebabkan orang lain tersandung. Sesegera kita menemukannya, secepat itu pula sebaiknya kita berubah. Seperti Paulus, hendaklah kita berusaha dengan kesungguhan hati agar tidak memberi sebab orang tersandung. Bila orang tersandung karena perbuatan kita, alih-alih menjadi teladan, kita malah dicela orang. Hari ini, marilah kita warnai dunia dengan banyak perbuatan baik kita. Jadilah teladan, jangan sandungan. (tw)

DOA: “Aku berjuang untuk meneladani-Mu, Tuhan Yesus. Harapanku kelak aku bisa menjadi teladan, bukan sandungan. Amin.”

Jadwal Ibadah Minggu

  Kebaktian Umum
  05.30 Ibadah I
  08.15 Ibadah II
  11.15 Ibadah III
  17.00 Ibadah IV

Sekolah Minggu
08.15 Kelas Besar
09.00 Kelas Kecil
11.30 Kelas Kecil
17.30 Kelas Kecil