Misteri Namun Pasti

Dan bagiku, betapa sulitnya pikiran-Mu, ya Allah! Betapa besar jumlahnya! Jika aku mau menghitungnya, itu lebih banyak dari pada pasir. Apabila aku berhenti, masih saja aku bersama-sama Engkau. (Mazmur 139:17-18)

Jalan iman itu seperti satu perintah untuk berbaris lurus menuju suatu misteri. Iman Kristen didasarkan pada dua hal, yaitu kenyataan dan misteri. Mengapa saya berkata demikian? Sebab memang ada beberapa kenyataan di mana di atasnya iman kita dibangun. Kenyataan bahwa Yesus pernah hidup sebagai manusia dan Ia juga pernah mati. Dan kita menerima kebangkitan-Nya juga sebagai suatu kenyataan. Tetapi kebangkitan itu sendiri tetap meninggalkan misteri. Bagaimana terjadinya? Bagaimana itu mungkin terjadi? Itu adalah sebuah misteri. Apakah saat ini Dia ada dan hidup? Ya, kita percaya bahwa Dia sungguh-sungguh ada dan hidup. Itulah sebabnya kita menyebut kepercayaan kita sebagai iman, bukan ilmu pengetahuan. Karena iman sesungguhnya sama pula artinya dengan kita menerima suatu ‘misteri’.

Ketika ditanya oleh wartawan, "Bagaimana Anda dapat percaya kepada Allah?" Viktor Frankl, seorang Kristen dan juga aktor teater menjawab, "Saat saya berada di atas panggung, lampu-lampu di atas penonton semua mati, karena mata saya disilaukan oleh lampu panggung yang begitu terang, maka saya tidak dapat melihat penonton. Namun, walaupun demikian, saya akan memberikan penampilan saya yang terbaik kepada mereka. Kegelapan yang misterius membuat saya tidak dapat melihat tetapi tidak membuat saya merasa takut terhadap apa yang sedang saya hadapi. Lalu, ketika layar diturunkan dan ditutup, saya mendengar sambutan tepuk tangan yang amat meriah. Lampu-lampu di atas penonton mulai dinyalakan kembali dan tirai terangkat. Dan saya melihat bahwa teman-teman dan keluarga saya ada di sana!"

Demikian juga dengan Allah. Dia ada! Dalam kegelapan sekali pun Dia ada, sambil melihat bagaimana kita ‘tampil’. Kita tidak dapat melihat-Nya secara kasat mata, namun kita tahu bahwa Dia ada dan sedang mendukung kita untuk maju dan memberikan motivasi kepada kita untuk melakukan yang terbaik. Ya, hidup ini memang misteri, namun pasti. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi atau apa yang kita alami ketika melakukan segala sesuatu, tapi Tuhan  pasti melihat dan selalu menyertai apabila kita memercayai keberadaan dan kehadiran-Nya dalam hidup kita. Haleluyah! (se)

DOA: “Bapa surgawi, terimakasih atas kehadiran-Mu di setiap waktu dalam hidupku. Kini aku tidak takut lagi menghadapi kegelapan dalam hidupku, sebab aku tahu pasti Kau sedang memperhatikanku. Amin.”

Jadwal Ibadah Minggu

Kebaktian Umum

05.30 WIB Umum I
08.15 WIB Umum II
11.15 WIB Umum III
17.00 WIB Umum IV

Sekolah Minggu
07.30 WIB Sekolah Minggu (besar)
09.00 WIB Sekolah Minggu (kecil)
17.30 WIB Sekolah Minggu (kecil)