Renungan Minggu Ini

Petunjuk Penggunaan Renungan

  1. Berdoalah sebelum mulai membaca Firman Tuhan dan persekutuan pribadi dengan Tuhan supaya Roh Kudus menerangi hati dan pikiran kita.
  2. Bacalah ayat-ayat Firman Tuhan yang disarankan sebelum membaca ulasan Firman Tuhan.
  3. Renungkan bacaan dan ulasan Firman Tuhan yang telah dibaca, kemudian segera refleksikan dalam kehidupan pribadi Saudara.
  4. Mintalah pertolongan Roh Kudus supaya memberi kesanggupan kepada Saudara untuk melakukan Firman Tuhan dan keputusan Saudara hari ini.
  5. Berdoalah dan mengucap syukurlah atas berkat dari Renungan Firman Tuhan yang telah Saudara dapatkan.

 

Iman dan Kasih

Kami wajib selalu mengucap syukur kepada Allah karena kamu, saudara-saudara. Dan memang patutlah demikian, karena imanmu makin bertambah dan kasihmu seorang akan yang lain makin kuat di antara kamu. (2 Tesalonika 1:3)

Pertumbuhan iman dan kasih orang percaya dapat dilihat dari buahnya karena memang demikianlah firman Tuhan yang tertulis: "Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka." (Matius 7:20). Keberadaan orang percaya digambarkan seperti sebuah pohon.  Setiap pohon yang baik pasti menghasilkan buah yang baik, sedangkan pohon yang tidak baik pasti menghasil buah yang tidak baik pula.

Kalau Bukan Kasih

Siapa menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah, memiutangi TUHAN, yang akan membalas perbuatannya itu. (Amsal 19:17)

Kasih memungkinkan semua terjadi. Begitulah yang Allah, melalui Yesus Kristus, lakukan bagi kita. Lirik lagu lawas berjudul “Kalau Bukan Kasih” memberikan gambaran kepada kita alasan Yesus berkorban dan apa yang Ia lakukan. “Dia tinggalkan Surga Mulia. Dia tahu apa kan jadi. Di Bukit Golgota yang sunyi Dia s’rahkan hidup-Nya buatku. Kalau Bukan kasih kering lautan,  Langit tak berbintang, burung tak berkicau. Kalau bukan kasih surga hanya c’rita. Tiada yang kurasa kalau bukan kasih.”  Yesus tahu apa yang akan terjadi dan Ia memberi teladan konkret tentang kasih yang sesungguhnya. Yohanes 3:16 menekankan, karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini sehingga Ia mau berkorban supaya semua orang beroleh hidup yang kekal.

Kisah Cintaku dalam Alkitab

Air yang banyak tak dapat memadamkan cinta, sungai-sungai tak dapat menghanyutkannya. (Kidung Agung 8:7a)

Orang bilang, belajar mencintai adalah proses seumur hidup. Kita bisa belajar banyak lewat kisah cinta orang di sekitar kita dan menjadikannya semacam “model cinta” yang kita dambakan. Alkitab juga ternyata memuat cukup banyak kisah cinta yang bisa kita pelajari, bahkan teladani.

Sebab Ku Alami

Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya? (Bilangan  23:19)

Kekristenan itu bukan sekedar teori atau pengetahuan, kekristenan juga menyangkut pengalaman. Kita boleh berdebat berjam-jam tentang kelahiran baru misalnya, tetapi bila kita tidak mengalaminya apalah gunanya. Kita bisa berteriak-teriak meyakinkan orang bahwa bilur Yesus menyembuhkan tetapi bila kita sendiri belum pernah mengalaminya, apakah orang sungguh dapat diyakinkan? Itulah sebabnya tentang Yesus Alkitab bersaksi: "Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan." (Matius 9:35)

Benih Itu Harus Mati

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah. (Yohanes 12:24)

Saya suka sekali masakan isteri saya. Karena selain pedas, setiap kali menyantapnya bumbu itu akan bercampur dengan sensasi di lidah saya. Terasa lezat sekali. Kemudian saya memperhatikan bagaimana isteri saya mengolahnya. Begitu banyak bumbu dapur seperti ketumbar, kemiri, kunyit, lada, cabai, garam, dan segala macam yang kalau dimakan langsung akan terasa aneh dan menggumpal di mulut. Ternyata mereka tidak bisa menyatu jadi masakan yang nikmat sebelum digerus dan diulek hingga halus. Hanya setelah itulah, mereka bisa dipakai menjadi bumbu masakan yang luar biasa.

Mengubur Dendam Lama

Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. (Matius 5:44)

Menjalani hidup ini, kita tidak luput dari berbuat salah. Sebagai  seorang pelayan Tuhan, saya pun pernah melakukan kesalahan atau tindakan-tindakan bodoh, yang tidak seharusnya dilakukan. Namun, tidak sedikit pula saya mengalami hal-hal yang menyakitkan hati. Kadang peristiwa-peristiwa menyakitkan di masa lalu itu, masih sering datang menghampiri untuk melemahkan iman saya. Syukur kepada Tuhan bahwa firman-Nya selalu dapat menenangkan dan menguatkan iman saya.

Hidup Orang Benar

Itulah sebabnya hukum kehilangan kekuatannya dan tidak pernah muncul keadilan, sebab orang fasik mengepung orang benar; itulah sebabnya keadilan muncul terbalik. (Habakuk 1:4)

Nabi Habakuk, penulis dari ayat di atas, hidup dalam zaman yang mengerikan, di mana penindasan dan kejahatan merajalela. Hal itu membuat umat Tuhan berada dalam penderitaan, karena kelaliman yang dilakukan oleh bangsa Kasdim. Pada waktu itu, tidak ditemukan adanya keadilan dan hukum kehilangan kekuatan atau kuasanya untuk menjadi pedoman hidup berbangsa dan bernegara. Umat Tuhan mengalami masa kegelapan yang sangat hebat, seolah-olah tidak ada harapan untuk terlepas dari keadaan itu.

Jadwal Ibadah Minggu

  Kebaktian Umum
  05.30 Ibadah I
  08.15 Ibadah II
  11.15 Ibadah III
  17.00 Ibadah IV

Sekolah Minggu
08.15 Kelas Besar
09.00 Kelas Kecil
11.30 Kelas Kecil
17.30 Kelas Kecil