Renungan Minggu Ini

Petunjuk Penggunaan Renungan

  1. Berdoalah sebelum mulai membaca Firman Tuhan dan persekutuan pribadi dengan Tuhan supaya Roh Kudus menerangi hati dan pikiran kita.
  2. Bacalah ayat-ayat Firman Tuhan yang disarankan sebelum membaca ulasan Firman Tuhan.
  3. Renungkan bacaan dan ulasan Firman Tuhan yang telah dibaca, kemudian segera refleksikan dalam kehidupan pribadi Saudara.
  4. Mintalah pertolongan Roh Kudus supaya memberi kesanggupan kepada Saudara untuk melakukan Firman Tuhan dan keputusan Saudara hari ini.
  5. Berdoalah dan mengucap syukurlah atas berkat dari Renungan Firman Tuhan yang telah Saudara dapatkan.

 

ALTRUIST

Roma 8:32, “Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?
 
Bila kita melihat fenomena yang terjadi di akhir zaman, kerusuhan, demontrasi, peperangan - semua menggenapi nubuat firman ALLAH dalam 2 Timotius 3:1-4, berakar dari kecenderungan manusia mencintai dirinya sendiri.

F-O-G

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. (Yeremia 29:11)

Suatu ketika Pemuda/Remaja di tempat pelayanan saya menyodorkan tema seminar yang mereka rencanakan yaitu: future oriented generation (generasi yang berorientasi pada masa depan). Ketika saya perhatikan lagi, ternyata tema itu dapat disingkat menjadi f-o-g. Dalam bahasa Inggris fog berarti kabut. Segera terlintas di benak saya kabut yang menutupi perkebunan teh di daerah Puncak, atau kabut yang menggelayut di sekitar jembatan Golden Gate di San Francisco.

LAKUKAN PEKERJAAN YANG BAIK

Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya. (Efesus 2: 10)

Dunia ilmu pengetahuan mengenal sebuah teori evolusi modern yang dikemukakan oleh Charles Darwin bahwa keberadaan manusia merupakan hasil evolusi dari species binatang sejenis monyet atau chimpanse. Tetapi Alkitab mengatakan bahwa manusia adalah mahluk ciptaan Allah yang tertinggi di antara semua mahluk hidup lainnya seperti binatang dan tumbuh-tumbuhan, apalagi dibandingkan dengan benda-benda yang ada di langit atau di dalam laut sekalipun.

Tidak Munafik

“Tetapi ia mengabaikan nasihat yang diberikan para tua-tua itu, lalu ia meminta nasihat kepada orang-orang muda yang sebaya dengan dia dan yang mendampinginya.” (1 Raja-raja 12:8)

Seseorang pernah berkata, “Setiap orang itu sama seperti bulan yang memiliki sisi gelap yang tidak pernah ditunjukkannya kepada siapapun.” Rehabeam cocok sekali dengan gambaran itu. Ia memiliki sisi gelap yang hanya bisa dilihat oleh Tuhan.

Kesemek Yang Bikin kesengsem

Kami melakukan pekerjaan tangan yang berat. Kalau kami dimaki, kami memberkati; kalau kami dianiaya, kami sabar; (13) kalau kami difitnah, kami tetap menjawab dengan ramah; kami telah menjadi sama dengan sampah dunia, sama dengan kotoran dari segala sesuatu, sampai pada saat ini (1 Kor.4:12-13)

Kesemek, mungkin kalah populer dibandingkan dengan buah Apel, walaupun keduanya mirip.  Namun Kesemek bukanlah Apel, sering orang menyebutnya “Apel Jawa” sebagai olok-olokan bahwa Kesemek bukanlah Apel yang sebenarnya.

Belajar Menguasai Diri

“Jangan menolak didikan dari anakmu, ia tidak akan mati kalau engkau memukulnya dengan rotan. Engkau memukulnya dengan rotan, tetapi engkau menyelamatkan nyawanya dari dunia orang mati.” (Amsal 23:13,14)

Hidup ini memang cukup ruwet. Bahaya kecelakaan dan kekerasan, juga epidemi mengintai kita setiap saat seiring dengan kemajuan iptek. Dalam dunia maya, perang dagang antara negara superpower dan negara pasar internet terbesar di dunia yang letaknya di benua kita, berpotensi mengancam perdamaian jagat kita ini. Penggunaan sains dan teknologi lebih daripada pemanfaatan sumber daya manusia, bisa menjadi pemicu pudarnya sebuah keyakinan, konsistensi serta sifat penguasaan diri manusia.

Setia

Terhadap orang yang setia Engkau berlaku setia, terhadap orang yang tidak bercela Engkau berlaku tidak bercela. Mazmur  18:26

Salah satu buah-buah Roh adalah kesetiaan. Kesetiaan mengandung pengertian teguh pada pendirian, taat dan patuh. Kesetiaan hanya bisa dibuktikan dengan waktu dan bukan oleh perkataan. Itulah sebabnya kata sederhana ini sebenarnya adalah hal yang sukar dilakukan, terutama bila ditujukan kepada Allah. Ujian dan pencobaan kadang membuat kita berubah setia kepada Allah. Padahal justru ujian dan pencobaan bagi Allah adalah alat ukur kesetiaan kita kepadaNya.

Jadwal Ibadah Minggu

  Kebaktian Umum
  05.30 Ibadah I
  08.15 Ibadah II
  11.15 Ibadah III
  17.00 Ibadah IV

Sekolah Minggu
08.15 Kelas Besar
09.00 Kelas Kecil
11.30 Kelas Kecil
17.30 Kelas Kecil