Renungan Minggu Ini

Petunjuk Penggunaan Renungan

  1. Berdoalah sebelum mulai membaca Firman Tuhan dan persekutuan pribadi dengan Tuhan supaya Roh Kudus menerangi hati dan pikiran kita.
  2. Bacalah ayat-ayat Firman Tuhan yang disarankan sebelum membaca ulasan Firman Tuhan.
  3. Renungkan bacaan dan ulasan Firman Tuhan yang telah dibaca, kemudian segera refleksikan dalam kehidupan pribadi Saudara.
  4. Mintalah pertolongan Roh Kudus supaya memberi kesanggupan kepada Saudara untuk melakukan Firman Tuhan dan keputusan Saudara hari ini.
  5. Berdoalah dan mengucap syukurlah atas berkat dari Renungan Firman Tuhan yang telah Saudara dapatkan.

 

Gaya Hidup Bersyukur

Mazmur 50:23, “Siapa yang mempersembahkan syukur sebagai korban, Ia memuliakan Aku;…”

Di suatu siang yang cukup panas, tiba-tiba tercium bau hangus kebakaran. Rupanya bau itu bersumber dari mesin sebuah mobil keluarga jemaat yang tinggal di sebelah Gereja. Dengan sigap beberapa pengerja langsung berlari ke rumah itu untuk menolong memadamkan api yang mungkin mengakibatkan ledakan besar.

Kerang & Bangau

Siapa menutupi pelanggaran, mengejar kasih, tetapi siapa membangkit-bangkitkan perkara, menceraikan sahabat yang karib. Amsal 17:9

Di tepi pantai kerang sedang membuka cangkangnya mencari makanan. Tak lama datang seekor bangau melihat kerang dengan cangkang terbuka, bangau itu tergoda untuk memakan dagingnya. Tanpa menunggu lama, bangau pun mematuk kerang. Tak kalah sigap, kerang lansung menutup cangkangnya. Paruh bangau tersangkut sehingga tidak berkutik. Kerang berkata, "Karena kau ingin makan dagingku, jangan harap aku melepasmu sampai kapanpun. Biar mati kau kelaparan di tepi pantai ini." Bangau menjawab, "Kalau kau tidak melepasku, kau juga akan mati." Tak satupun dari mereka mau mengalah. Akhirnya datang Nelayan, menangkap Bangau & Kerang dgn mudah.

Allah yang hadir

Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran (Yoh.1:14)

Ada dua kata penting yang Yohanes gunakan dalam usahanya memperkenalkan Yesus manusia sejati yang Ilahi. Pertama: "Sarx", yang oleh orang Yunani dipahami sebagai tubuh atau badan yang jahat, rumah penjara tempat jiwa dibelenggu, dan suatu kuburan tempat membatasi ruang gerak roh. Namun Yohanes mengemukakannya dengan konsep yang berbeda, bahwa daging adalah hakekat manusia dengan segala kelemahan serta kemungkinannya untuk jatuh ke dalam dosa, dengan hal yang dibedakan dari Yesus adalah bahwa Dia, adalah manusia yang tidak berdosa, sehingga Ia dapat dan berhak menjatuhkan hukuman atas dosa (Rom.8:3).

Siasat licik

Barangsiapa menggali lobang akan jatuh ke dalamnya, dan barangsiapa mendobrak tembok akan dipagut ular. Pengkhotbah 10:8

Anak tertua saya bercerita tentang akal bulus teman satu kelasnya di SMP. Karena takut sepatunya basah akibat hujan keras yang turun, Deo menyimpan sepatunya dalam kantong plastik. Rencananya sesampai di sekolah baru akan dikenakannya. Sialnya ketika sudah di angkot, ia baru sadar sepatunya tertinggal di rumah. Tidak kehilangan akal Deo turun di depan Alfamart. Ia membeli betadine dan perban lalu membubuhi betadine pada kakinya yang tidak sakit sama sekali kemudian diperban. Bersandal jepit ia lanjut ke sekolah. Pikirnya bila guru bertanya kenapa tidak pakai sepatu, ia punya alasan jitu untuk menjawabnya. Deo masih berusia 13 tahun.

Gembalakanlah domba-dombaKu

Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih daripada mereka ini? Jawab Petrus: “Benar Tuhan, Engkau tahu bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata Yesus kepadanya: “Gembalakanlah domba-dombaKu.” (Yoh. 21: 15)

Dalam percakapan pribadi antara Tuhan Yesus dengan Simon Petrus setelah kebangkitan-Nya, kita membaca dan menemukan  bahwa Yesus mengulangi pertanyaan yang sama kepada Petrus sebanyak tiga kali.

Kuasa Pengampunan

Tetapi pada-Mu ada pengampunan, supaya Engkau ditakuti orang. Mazmur 130:4

Aku sedang asyik duduk di sofa murahan yang sudah kempes busanya. Mataku tertuju ke meja di depanku, meja berkerangka kayu dengan kaca sebagai alasnya. Aku tertarik dengan sistem pasang kaca ke rangka kayu yang hanya diselipkan di antara kedua sisi meja. Ketertarikan yang lumrah sebagai seorang anak kecil yang masih pertengahan sekolah dasar.

Dimenangkan Oleh Kasih

Untuk memberikan kepada umat-Nya pengertian akan keselamatan yang berdasarkan pengampunan dosa-dosa mereka. Lukas 1:77

Seorang prajurit dihadapkan pada komandan, ia pesakitan lama yang selalu berbuat salah dan sering dihukum. “Itu dia lagi,” kata opsir ketika namanya dibacakan. “Ia pernah didera, mengalami di-sel seorang diri; semua telah dicoba kepadanya.” Lalu tampillah sersan ke depan dan mohon izin untuk berbicara: “Ada satu hal yang belum pernah dicoba kepadanya.” “Dan apakah itu?” tanya opsir. “Bapak,” kata sersan dengan suara seperti terhimpit, “Ia tidak pernah dianugerahkan pengampunan.” “Pengampunan!” sang kolonel berseru dengan terheran. Ia berpikir sejenak, lalu memberi perintah supaya pesakitan dibawa masuk, dan bertanya kepadanya apa yang ingin dikatakannya. “Tidak ada, kolonel, kecuali saya sangat menyesal.”

Jadwal Ibadah Minggu

  Kebaktian Umum
  05.30 Ibadah I
  08.15 Ibadah II
  11.15 Ibadah III
  17.00 Ibadah IV

Sekolah Minggu
08.15 Kelas Besar
09.00 Kelas Kecil
11.30 Kelas Kecil
17.30 Kelas Kecil