Khotbah Minggu, 19 Agustus 2018

BUKALAH PINTUMU
Ayat Pokok: Kidung Agung 5:2-6
Oleh: Pdt. Ari Nelwan (Maluku Utara)

Ayat-ayat ini mencatat tentang hubungan cinta antara Salomo dan Sulamit. Ketika Salomo tiba di muka pintu Sulamit, dia mengetuk pintu dan berkata, “Bukalah pintu, dinda, manisku, merpatiku, idam-idamanku, karena kepalaku penuh embun, dan rambutku penuh tetesan embun malam!” Sebuah kalimat pujian dan rayuan yang membuat terpesona orang yang mendengarnya.

Yesus juga berdiri di muka pintu dan mengetuk, “jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membuka pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku” (Wahyu 3:20). Tujuan Yesus masuk ke dalam kita membangun sebuah hubungan yang kuat antaraYesus dan gereja.

Roh Kudus
Bila kita sudah membuka pintu bagi Yesus, Roh Kudus masuk dan diam di dalam kita, namun tidak permanen; sewaktu-waktu Roh Kudus bisa tinggalkan kita. Karena itu Roh Kudus perlu dijaga dan difungsikan sesuai maksud dan tujuannya. Dalam Wahyu 2:4 Tuhan mencela jemaat di Efesus karena telah meninggalkan kasih yang semula. Dan mengingatkan agar segera bertobat. “Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat” (ay. 5).

Bagaimana nasib gereja tanpa Roh Kudus? Alkitab menjelaskan, Roh Kudus segala-galanya bagi gereja Tuhan. Roh Kudus adalah penolong kita.

Pakaian Kemuliaan Tuhan
Jawaban Sulamit sangat mengecewakan Salomo. “Bajuku telah kutanggalkan, apakah aku akan mengenakannya lagi?" Baju bicara tentang kebenaran dan kemuliaan. Jadi Sulamit telah meninggalkan kebenaran dan kemuliaan Tuhan.

Adam dan Hawa ditempatkan oleh Tuhan dalam taman yang indah dan mulia. Ada hukum yang diturunkan Tuhan di sana. Tetapi Adam dan Hawa melanggar. Mereka jatuh ke dalam dosa. Ketika Tuhan masuk ke dalam taman, mereka bersembunyi, dan terbukalah mata mereka “mereka melihat bahwa mereka telanjang.”

Pakaian kebenaran dan kemuliaan mereka telah diangkat oleh Tuhan. Dosa mengakibatkan putusnya hubungan antara Allah dengan manusia.

Minyak Mur
Ketika Salomo mengetuk pintu dengan kata-kata rayuan yang luar biasa, Sulamit tidak membukkan pintu, bahkan memberikan jawaban yang sangat mengecewakan Salomo. Namun saat melihat Salomo memasukkan tangannya melalui lobang pintu, tergeraklah hatinya.

Bangunlah Sulamit menuju pintu. Ketika tangannya memegang kancing pintu, jari-jarinya bertetesan cairan mur.  Minyak mur berbicara tentang darah Yesus. Ada banyak Sulamit di dunia ini, tidak peduli dengan pengorbanan Yesus. Berat, susah membuka pintu hati ketika Yesus mengetuk. Akhirnya Sulamit kecewa, ketika membuka pintu, kekasihnya sudah pergi. “…. Kucari dia, tetapi tak kutemui, kupanggil, tetapi tak disahutnya.” “

Sesungguhnya, waktu akan datang,” demikianlah firman Tuhan ALLAH, “Aku akan mengirimkan kelaparan ke negeri ini, bukan kelaparan akan makanan dan bukan kehausan akan air, melainkan akan mendengarkan firman TUHAN. Mereka akan mengembara dari laut ke laut dan menjelajah dari utara ke timur untuk mencari firman TUHAN, tetapi tidak mendapatnya” (Amos 8:11).

Saat ini Roh Kudus sedang mengetuk pintu hatimu. Bukalah segera, jangan berlambat-lambat. Roh Kudus adalah Penolong dan Pemimpin hidup kita. Haleluyah! Tuhan Yesus memberkati.

Jadwal Ibadah Minggu

  Kebaktian Umum
  05.30 Ibadah I
  08.15 Ibadah II
  11.15 Ibadah III
  17.00 Ibadah IV

Sekolah Minggu
08.15 Kelas Besar
09.00 Kelas Kecil
11.30 Kelas Kecil
17.30 Kelas Kecil