Khotbah Minggu, 12 Agustus 2018

DAUD MEMUKUL KALAH ORANG FILISTIN
Ayat Pokok: 1 Tawarikh 14:8-17
Oleh: Pdt. Kris Sunaryo

Orang Filistin terus-menerus mengganggu bangsa Israel. Bahkan setelah Daud diurapi menjadi raja atas seluruh Israel, mereka maju untuk menangkap Daud. Maka bertanyalah Daud kepada Allah: “Apakah aku harus maju melawan orang Filistin itu dan akan Kauserahkankah mereka ke dalam tanganku?” TUHAN menjawab: “Majulah, Aku akan menyerahkan mereka ke dalam tanganmu” (ay. 10). Dan Daud memukul mereka kalah di sana. Kedua kalinya orang Filistin menyerbu bangsa Israel di lembah Refaim. Kali ini Allah sendiri berperang di depan bangsa Israel dan memukul kalah orang Filistin.

Demikian penyertaan Tuhan terhadap Daud, orang yang diurapinya; selalu ada jawaban yang pasti. “Lalu termasyurlah nama Daud di segala negeri dan TUHAN mendatangkan rasa takut kepadanya atas segala bangsa” (ay. 17).

Goliat raksasa yang besar
Adalah seorang pendekar dari tentara orang Filistin. Tingginya enam hasta sejengkal, mengenakan baju dan perlengkapan senjata perang. Berseru kepada orang Israel, “Bukankah kamu adalah hamba Saul? Pilihlah bagimu seorang, dan biarlah ia turun mendapatkan aku.”

Saul dan segenap orang Israel sangat cemas dan ketakutan. Daud, anak bungsu dari Isai, penggembala domba ayahnya di Betlehem, menghadap Saul dan berkata, “… hambamu ini akan pergi melawan orang Filistin itu” (1 Sam. 17:32).

Lalu Daud mengambil tongkat di tangannya, dipilihnya dari dasar sungai lima batu yang licin dan ditaruhnya dalam kantung gembala. Demikianlah ia mendekati orang Filistin itu. Ketika Goliat melihat Daud, ia berkata: “Anjingkah aku, maka engkau mendatangi aku dengan tongkat? Hadapilah aku, maka aku akan memberikan dagingmu kepada burung-burung di udara dan kepada binatang-binatang di padang.”

Tetapi Daud berkata, “Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kau tantang itu.” Lalu Daud memasukkan tangannya dalam kantungnya, diambilnyalah sebuah batu dari dalamnya, diumbannya, maka kenalah dahi orang Filistin itu, sehingga batu terbenam ke dalam dahinya, dan terjerumuslah ia dengan mukanya ke tanah” (ay. 45,49).

Demikianlah Tuhan memberi kemenangan kepada Daud dengan cara-Nya.

Instruksi dan Bertindak
Dalam berperang melawan orang Filistin, Daud selalu bertanya kepada Tuhan, Tuhan menjawab dan memberikan instrukti, Daud melakukan sesuai instruksi.

“Bertanyalah Daud kepada Allah.” TUHAN menjawab: “Majulah, …” (ay. 10). “Lalu majulah ia ke Baal-Perasim, …” (ay. 11). “Maka bertanyalah lagi Daud kepada Allah, lalu Allah menjawab: …, buatlah gerakan lingkaran …” (ay.14). “Dan Daud berbuat seperti yang diperintahkan Allah kepadanya, …” (ay. 16).

Jadi, ketika Allah memberikan instruksi, kita harus bertindak. Oleh karena itulah seluruh bangsa-bangsa yang ada di sekitar Israel mengakui bahwa Tuhan yang diikuti dan disembah oleh Daud menyertai Daud.

Seperti Musa berkata kepada-Nya: “Jika Engkau sendiri tidak membimbing kami, janganlah suruh kami berangkat dari sini” (Kel. 33:15). Menunjukkan betapa percayanya Musa kepada Tuhan. Hendaknya ini juga yang menjadi perkataan kita setiap pagi kepada Tuhan, “Tuhan tolong, pimpin perjalanan kami hari ini.”

Kita tahu, dengan pimpinan Allah kita aman. Tetapi bukan berarti kita tidak akan mengalami sakit penyakit, kesusahan, dan sebagainya. Dalam menghadapi pencobaan, Allah akan memberikan kemenangan. Haleluyah! Tuhan Yesus memberkati.

Jadwal Ibadah Minggu

  Kebaktian Umum
  05.30 Ibadah I
  08.15 Ibadah II
  11.15 Ibadah III
  17.00 Ibadah IV

Sekolah Minggu
08.15 Kelas Besar
09.00 Kelas Kecil
11.30 Kelas Kecil
17.30 Kelas Kecil