Ringkasan Khotbah

Khotbah Minggu, 7 Januari 2018

SEMANGAT YANG MENYALA-NYALA
Ayat Pokok: Roma 12:11
Oleh: Pdt. Johannis Lumenta (GPdI Nafiri Perdamaian)

Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan. Puji Tuhan! Dengan bersyukur kepada Tuhan, kita bisa melayani Tuhan sampai hari ini. Kita ada dalam pelayanan bukan karena kekuatan, kemampuan, harta kita, melainkan karena kekuatan dari Tuhan dan Roh Kudus saja. Jadi kita melayani Tuhan dasarnya adalah Roh Tuhan yang menyala-nyala yang ada di dalam kita. Jika Roh Tuhan ada di dalam kita, maka akan terefleksi keluar dengan sendirinya.

Khotbah Minggu, 1 Januari 2018

DAMAI SEJAHTERA RANCANGAN ALLAH
Ayat Pokok: Yeremia 29:11
Oleh: Pdt. David S. Handojo (GPdI Philadelphia)
 
Damai sejahtera adalah rancangan Allah sejak dunia dijadikan. Damai sejahtera diciptakan oleh Allah sendiri untuk memberkati ciptaanNya. Pada penciptaan manusia pertama, Allah menciptakan manusia dengan atribut Allah sendiri. Dia menciptakan manusia dengan pola/peta Allah dan ditempatkan di taman Firdaus.

Allah memiliki rencana yang jelas, sebelum manusia diciptakan. Taman Firdaus dipersiapkan terlebih dulu – di sana yang ada hanya damai. Kawanan hewan tidak ada yang saling bermusuhan. Karena Allah adalah Sumber damai sejahtera, manusia yang diciptakan sesuai peta Allah, juga memiliki atribut damai sejahtera. Itu jika mereka hidup dalam koridor karunia anugerah Allah. 

Khotbah Minggu, 31 Desember 2017

MENEBUS WAKTU
Ayat Pokok: Mazmur 90:12
Oleh: Pdm. Hessel N. Mandey, Jakarta

"Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.”  Haleluya! Doa ini lahir dari kesadaran Musa, betapa hidup manusia singkat adanya!

Hidup manusia digambarkan Musa bagai rumput yang tumbuh dan berkembang di pagi hari lalu lisut dan layu di waktu petang – ayat 5-6. Tak seorang pun tahu berapa lama lagi ia hidup; kapan tiba waktunya untuk menghadap Sang Pencipta!     

Khotbah Minggu, 25 Desember 2017

YESUS UNTUK SEMUA
Ayat Pokok: Matius 21:1-16
Oleh: Pdt. A.H. Mandey

Dua ribu tahun yang lalu Yesus sudah ada di muka bumi. Dari surga Yesus turun ke bumi menjadi sama dengan manusia. Rupanya pun seperti manusia karena kelahirannya ke dunia melalui seorang manusia. Kelahiran Yesus inilah yang kemudian kita kenal dengan sebutan Natal. Natal (kelahiran Yesus) merupakan hari yang istimewa, ada pujj-pujian yang dinaikkan kepada Tuhan baik dari malaikat-malaikat yang ada di dalam sorga maupun seluruh bumi. Orang-orang Majus datang dari timur untuk sujud menyembah Dia.  Dalam Matius 24:27 dikatakan “… seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikianlah kelak kedatangan Anak Manusia.”  Yesus akan datang kembali ke dalam dunia bukan lagi sebagai seorang bayi, melainkan sebagai Raja segala raja.

Khotbah Minggu, 24 Desember 2017

TERANG MENGALAHKAN GELAP
Ayat Pokok: Lukas 2:11
Oleh: Pdt. Bram L. Pongoh, Jakarta

Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud (Luk 2:11).  Kelahiran Yesus di dunia membawa kesukaan besar bagi seluruh bangsa karena kelahiranNya menyelamatkan manusia. Di dalam dunia sudah tidak ada keselamatan sejak mulai penciptaan langit dan bumi dalam Kejadian 1:1-2 – ”… Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya…”  Disinilah dimulainya kegelapan itu. Sumbernya adalah Lucifer mengadakan perlawanan di dalam kerajaan sorga bersama pengikutnya. Dunia ini kosong, belum berbentuk, gelap gulita, tetapi ada “Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air” (= induk yang mengerami; membuat hangat); memberi kehangatan supaya ada kehidupan di tengah-tengah kegelapan.

Khotbah Minggu, 17 Desember 2017

HATI YANG BIJAKSANA
Ayat Pokok: Mazmur 90:3-12
Oleh: Pdm. Zuharani Mandey, Jakarta

"Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana” – Mazmur 90:12. Inilah inti kerinduan dan doa Musa.  Musa menyaksikan bagaimana bangsa Israel hidup dengan amat tidak bijaksana! Lepas dari perhambaan di Mesir, hari lepas hari mereka mengalami begitu banyak mujizat Tuhan, namun setiap kali itu pula mereka terus bersungut-sungut; tak ada ucapan syukur. Bagaimana dengan saudara dan saya? Sudahkah kita hidup dengan bijaksana?

Khotbah Minggu, 10 Desember 2017

KEAJAIBAN NATAL
Ayat Pokok: Lukas 2:1-20
Oleh: Pdt. David Sudarmawan, Jakarta

Kabar tentang kelahiran Tuhan Yesus memecah keheningan malam nan kudus.  Alkitab mencatat, “Dan tiba-tiba tampaklah bersama-sama dengan malaikat itu sejumlah besar bala tentara sorga yang memuji Allah…”  Uniknya ialah, kabar sukacita besar bagi seluruh bangsa itu, disampaikan kepada para gembala di padang – bukan kepada pembesar negeri atau warga terhormat lainnya – Lukas 2:8-14.

Jadwal Ibadah Minggu

  Kebaktian Umum
  05.30 Ibadah I
  08.15 Ibadah II
  11.15 Ibadah III
  17.00 Ibadah IV

Sekolah Minggu
08.15 Kelas Besar
09.00 Kelas Kecil
11.30 Kelas Kecil
17.30 Kelas Kecil