Xenolalia & Glosolalia

Kata Glosolalia berarti berbicara dalam bahasa yang tak dikenal, atau bahasa pujian pribadi. Namun Kisah Para Rasul pasal 2 menunjukkan sesuatu yang berbeda: menggunakan bahasa asing yang belum pernah dipelajari. Menurut Kisah Para Rasul, para Rasul "mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh kepada mereka untuk mengatakannya," dan orang-orang yang mendengarnya tercengang-cengang dan mengamati bahwa "kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah"(Kis.2:4,11)


Inilah Xenolalia. Terjemahan harafiahnya adalah berbicara dalam bahasa asing. Seperti Glosolalia, Xenolalia terjadi karena kuasa Roh Kudus. Hal ini tidak hanya terjadi ketika orang-orang berkumpul pada hari Pentakosta (Kisal Para Rasul 2), tetapi sering pula terjadi di sepanjang sejarah ketika para misionaris memberitakan Injil dalam bahasa-bahasa yang belum pernah mereka pelajari. Salah satunya adalah misionaris Katolik, Francis Xavier.

Charles Parham, tokoh penting dalam sejarah Pentakosta, mulanya percaya bahwa semua referensi dalam Alkitab mengenai bahasa lidah ada kaitannya dengan Xenolalia. Parham percaya karunia ini akan membuat semua pengkhotbah menjadi "misionaris instan" ketika diutus ke luar negeri. Dengan kata lain, Parham beranggapan mengapa harus belajar bahasa asing bila Roh Kudus dapat memberikan karunia ini kepada Anda ? Yang akhirnya dialami Parham adalah Glosolalia, bukan Xenolalia. Menurut Anda ?

Jadwal Ibadah Minggu

Kebaktian Umum

05.30 WIB Umum I
08.15 WIB Umum II
11.15 WIB Umum III
17.00 WIB Umum IV

Sekolah Minggu
07.30 WIB Sekolah Minggu (besar)
09.00 WIB Sekolah Minggu (kecil)
17.30 WIB Sekolah Minggu (kecil)