Ringkasan Khotbah

Khotbah Minggu, 23 Oktober 2016

PEKERJAAN ALLAH HARUS DINYATAKAN
Ayat Pokok: Yohanes 9:1-3
Oleh: Pdt. Yohanes Praptowarso, GPdI Seoul & Ungaran
 
Kelahiran seorang bayi yang sehat dengan fisik sempurna, selalu membawa sukacita dan ucapan syukur dalam keluarga.  Namun sebaliknya yang terjadi, jika bayi lahir dalam keadaan tidak sempurna!  Melihat seorang yang buta sejak lahir, spontan murid-murid bertanya, “Rabi, siapakah yang berbuat dosa, orang ini sendiri atau orang tuanya, sehingga ia dilahirkan buta?”

Demikianlah manusia selalu mencoba mencari tahu penyebab kesalahan.  Namun puji Tuhan, Yesus selalu ada untuk memberi solusi dari setiap persoalan!  JawabNya, “Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi karena pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia.”

Khotbah Minggu, 16 Oktober 2016

BERAKAR KE BAWAH, BERBUAH KE ATAS
Ayat Pokok: Yesaya 37:31-32
Oleh: Pdt. Lily Rahardjo (GPdI Bulaksere) Cibubur

Saya yakin saudara bukan jemaat yang baru ditanam, bukan pula baru bertumbuh, melainkan jemaat yang sudah berakar ke bawah, berakar jauh ke dalam.

Kekuatan sebuah pohon dapat tumbuh tegak ke atas kalau akarnya merambat jauh ke bawah. Dengan akar begitu dalam ke bawah maka pohon dapat menyerap makanan yang paling bersih di dalam tanah dan menghasilkan buah terbaik. Dengan kata lain, buah-buahnya dapat dinikmati orang sekitar, bukan hanya di lingkungan jemaat Tuhan tetapi sampai ke seluruh daerah, ke mana pun buah itu dibawa.

Khotbah Minggu, 9 Oktober 2016

HARI MUJUR & HARI MALANG
Ayat Pokok: Yesaya 45:5-7; Pengkhotbah 7:14; Mazmur 85:6-8
Oleh: Ibu Pdt. Lidya Kairupan
 
Hidup bagaikan roda berputar: kadang di atas, kadang di bawah.  Suka atau tidak, siap atau tidak, perubahan selalu terjadi dalam hidup kita: kadang ada di atas gunung, kadang dalam lembah kekelaman.   

Khotbah Minggu, 2 Oktober 2016

ADAM PERTAMA & TERAKHIR
Ayat Pokok: 1 Korintus 15:20-22
Oleh: Pdt. A.H. Mandey

Karena perbuatan satu orang, seluruh umat manusia mewarisi maut.  Tapi syukur, karena kebangkitan Satu orang, mereka yang percaya kepadaNya akan dihidupkan kembali! 

“... Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal.  Sebab sama seperti maut datang karena satu orang manusia, demikian juga kebangkitan orang mati datang karena satu orang manusia.  Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus.”  Haleluya! 

Khotbah Minggu, 25 September 2016

PEMISAHAN
Ayat Pokok: Maleakhi 3:16-18
Oleh: Pdt. Haniel vander Krogt
 
Kitab Maleakhi memuat Firman Allah terakhir yang disampaikan kepada bangsa Israel dengan perantaraan nabi Maleakhi.  Setelah itu, Allah berdiam diri; tidak lagi berfirman selama kurang lebih 400 tahun sampai Tuhan Yesus lahir ke dunia.

“Mereka akan menjadi milik kesayangan-Ku sendiri, firman TUHAN semesta alam, pada hari yang Kusiapkan. Aku akan mengasihani mereka sama seperti seseorang menyayangi anaknya yang melayani dia.  Maka kamu akan melihat kembali perbedaan antara orang benar dan orang fasik, antara orang yang beribadah kepada Allah dan orang yang tidak beribadah kepada-Nya.”  Haleluya! 

Khotbah Minggu, 18 September 2016

Jangan Padamkan Roh
Ayat Pokok: 1 Tesalonika 5:19
Oleh: Ps. Stevan Sos

Multiplikasi/pelipatgandaan adalah tanggung jawab gereja local karena apapun yang hidup seharusnya tidak berdiam diri. Karena saat kita berdiam diri kita sedang mati. Yesus membuatnya sangat jelas dalam perumpamaan, kalau biji sesawi itu tinggal sendiri, itu akan mati dengan sendirinya dan tidak menghasilkan apa-apa. Tetapi kalau biji itu jatuh ke tanah dan mati itu akan menghasilkan banyak buah. Dan Puji Tuhan! Banyak sekarang gereja yang melihat kebenaran itu.

Roh dalam bahasa Yunani maknanya tentang api. Sebab kata ‘padamkan’ selalu berkaitan dengan api. Diawali dari kitab para rasul, ketika Yesus sudah siap terangkat ke sorga. Yesus perintahkan murid-murid untuk tinggal di Yerusalem dan walau telah berjalan bersama Yesus selama 3,5 tahun, mereka masih bergumul dalam hal tertentu. Mereka belum berjalan baik satu dengan yang lain, tetapi mereka terus berkembang maju dan menunggu di Yerusalem sampai menerima kuasa Roh Kudus.

Khotbah Minggu, 11 September 2016

JADIKAN SEMUA BANGSA MURID-KU
Ayat Pokok:  Matius 28:16-20
Oleh: Pdt. A.H. Mandey

Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu.  Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.

Ini adalah perintah Tuhan Yesus kepada setiap saudara dan saya; perintah dari Seorang yang memiliki “segala kuasa di sorga dan di bumi.”  Haleluya! 

Jadwal Ibadah Minggu

Kebaktian Umum

05.30 WIB Umum I
08.15 WIB Umum II
11.15 WIB Umum III
17.00 WIB Umum IV

Sekolah Minggu
07.30 WIB Sekolah Minggu (besar)
09.00 WIB Sekolah Minggu (kecil)
17.30 WIB Sekolah Minggu (kecil)