Renungan Minggu Ini

Petunjuk Penggunaan Renungan

  1. Berdoalah sebelum mulai membaca Firman Tuhan dan persekutuan pribadi dengan Tuhan supaya Roh Kudus menerangi hati dan pikiran kita.
  2. Bacalah ayat-ayat Firman Tuhan yang disarankan sebelum membaca ulasan Firman Tuhan.
  3. Renungkan bacaan dan ulasan Firman Tuhan yang telah dibaca, kemudian segera refleksikan dalam kehidupan pribadi Saudara.
  4. Mintalah pertolongan Roh Kudus supaya memberi kesanggupan kepada Saudara untuk melakukan Firman Tuhan dan keputusan Saudara hari ini.
  5. Berdoalah dan mengucap syukurlah atas berkat dari Renungan Firman Tuhan yang telah Saudara dapatkan.

 

Semangat yang Baru

Bila aku berpikir: Aku hendak melupakan keluh kesahku, mengubah air mukaku, dan bergembira. (Ayub 9:27)

Ketika baru keluar dari sekolah Alkitab, saya merasa bagaikan seorang prajurit yang siap bertempur di medan perang. Membayangkan bahwa saya akan diterima sebagai kawan sekerja dari para hamba Tuhan yang senior. Namun yang saya alami justru sebaliknya. Penolakan demi penolakan bahkan pengkhianatan saya alami, bukan dari 'musuh' melainkan dari orang-orang yang saya anggap sebagai kawan sekerja. Hampir saja saya meninggalkan pelayanan kalau bukan karena Firman Tuhan yang telah mengingatkan dan menguatkan saya pada waktu itu.

Motivasi Diri

Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran. (Yohanes 4:24)

Setiap orang pasti bisa berdoa. Apalagi setiap agama, apapun aliran kepercayaan yang dianut, mengajarkan pengikutnya sejak kecil untuk berdoa. Tapi dalam kenyataannya, tidak semua orang dapat berdoa dengan benar. Kita bisa berdoa tetapi kepada siapakah doa itu dialamatkan, bagaimana cara kita berdoa dan apakah motivasi doa kita, semua hal ini memengaruhi jawaban doa yang akan kita terima kelak dari Tuhan.

Bukan Seteru Tapi Sahabat

Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya! (Roma 5:10)

Dalam keseharian tentu kita pernah melihat dua orang teman yang bersitegang hingga akhirnya bertengkar. Mulanya hubungan mereka baik bahkan bersahabat tetapi karena suatu masalah kemudian hubungan baik itu menjadi tegang dan malahan putus. Mereka berhenti bicara, komunikasi yang terjalin terasa tak menyenangkan dan ganjil. Lambat laun mereka menjadi seperti orang asing. Mereka menjadi terpisah satu sama lain. Pemisahan seperti ini hanya dapat dipulihkan melalui apa yang disebut sebagai pendamaian. Diperdamaikan berarti persahabatan atau keharmonisan dipulihkan kembali. Ketika dua orang yang bermusuhan menyelesaikan perbedaan mereka dan memulihkan hubungan mereka, pendamaian terwujud.

Bikin Bingung

Sebab itu mereka heran, bahwa kamu tidak turut mencemplungkan diri bersama-sama mereka di dalam kubangan ketidaksenonohan yang sama, dan mereka memfitnah kamu. (1 Petrus 4:4)

Di fitnah bukanlah sesuatu yang aneh bagi orang Kristen mula-mula. Orang-orang di sekitar mereka bingung melihat hidup mereka yang 'aneh' dan 'nyeleneh'.  Aneh karena gaya hidup mereka berbeda. Mereka dianggap antisosial, tak mau bergaul dan kurang pergaulan karena tidak turut mencemplungkan diri bersama-sama di dalam kubangan ketidaksenonohan.

Garam Dunia

Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. (Matius 5:13)

Tuhan Yesus sering menggunakan perumpamaan dalam memberikan pengajaran kepada murid-murid-Nya, maupun kepada orang banyak yang mengikuti Dia. Kali ini, Yesus menggambarkan kehidupan orang yang mau mengikut Dia seperti garam dunia. Tentunya kita semua telah mengetahui dan paham tentang manfaat dari garam dalam kehidupan sehari-hari, yaitu untuk mengawetkan maupun menyedapkan makanan.

Kesabaran

Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu. (Galatia 5:22-23)

Ada ungkapan bahwa sabar itu indah namun sabar itu sukar. Harus diakui bahwa kesabaran itu sesuatu yang gampang dikatakan, namun sangat sulit dilakukan karena memerlukan kekuatan yang ekstra. Kesabaran adalah salah satu dari buah Roh. Kesabaran berasal dari kata Yunani “macrothumia” yang merupakan gabungan dari dua kata, yaitu: “macro” yang berarti "panjang", dan  “thumos” yang artinya "temperamen".  Jadi kesabaran itu mengacu pada pengertian tentang kemarahan yang memerlukan waktu yang sangat panjang untuk membangkitkannya sebelum kemarahan itu dinyatakan atau amarah yang terkendali. 

Injil Itu Kekuatan Allah

Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. (Roma 1:16)

Sahabat, kita harus mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil Yesus Kristus. Mengapa hal ini demikian penting? Ada tiga hal yang harus kita ketahui. Pertama, Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya. Yang menyelamatkan kita bukanlah hasil pemahaman dan pengertian kita sendiri untuk mencari Allah, melainkan kita diselamatkan oleh kekuatan Allah di dalam Injil Yesus Kristus yang kita imani.

Jadwal Ibadah Minggu

Kebaktian Umum

05.30 WIB Umum I
08.15 WIB Umum II
11.15 WIB Umum III
17.00 WIB Umum IV

Sekolah Minggu
07.30 WIB Sekolah Minggu (besar)
09.00 WIB Sekolah Minggu (kecil)
17.30 WIB Sekolah Minggu (kecil)