Renungan Minggu Ini

Petunjuk Penggunaan Renungan

  1. Berdoalah sebelum mulai membaca Firman Tuhan dan persekutuan pribadi dengan Tuhan supaya Roh Kudus menerangi hati dan pikiran kita.
  2. Bacalah ayat-ayat Firman Tuhan yang disarankan sebelum membaca ulasan Firman Tuhan.
  3. Renungkan bacaan dan ulasan Firman Tuhan yang telah dibaca, kemudian segera refleksikan dalam kehidupan pribadi Saudara.
  4. Mintalah pertolongan Roh Kudus supaya memberi kesanggupan kepada Saudara untuk melakukan Firman Tuhan dan keputusan Saudara hari ini.
  5. Berdoalah dan mengucap syukurlah atas berkat dari Renungan Firman Tuhan yang telah Saudara dapatkan.

 

Jangan Cepat Marah

Sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah. Yakobus  1:20

Pernah satu kali sehabis marah, saya mencoba kembali mengingat semua kata yang terlontar dalam kemarahan saya kepada istri saya. Dan betapa tercengangnya saya ketika mendapati banyak kata sia-sia terucap. Kata-kata yang sebenarnya datang dari  asumsi bukan fakta. Kata-kata yang justru memancing emosi. Jujur melampiaskan kemarahan itu membawa kepuasan daging, tetapi cost yang ditimbulkannya mahal sekali.

Gereja Masa Kini, Perkumpulan atau Persekutuan?

Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat. Roma 12:10
 
Di dunia ini banyak terdapat perkumpulan yang dibuat oleh manusia. Ada kumpulan arisan RT, kumpulan keluarga, klub pecinta bola, kumpulan profesi dsb. Semua didasari oleh satu tujuan, yaitu ingin menjalin sebuah hubungan yang lebih mendalam. Tentu dengan harapan, satu sama lain bisa saling menguntungkan.

Pilih Kasih

“Dari jauh ia telah kelihatan kepada mereka. Tetapi sebelum ia dekat kepada mereka, mereka telah bermufakat mencari daya upaya untuk membunuhnya.” Kejadian 37:18

Kecemburuan dan kebencian adalah emosi-emosi paling menghancurkan dan paling dapat merusak hubungan di antara sesama manusia. Emosi-emosi tersebut dapat merusak suasana yang indah jika berhasil menembus masuk dalam kehidupan keluarga.

Menyadari Batas Kewenangan

“Raja Uzia sakit kusta sampai kepada hari matinya, dan sebagai orang yang sakit kusta ia tinggal dalam sebuah rumah pengasingan, karena ia dikucilkan dari rumah TUHAN. Dan Yotam, anaknya, mengepalai istana raja dan menjalankan pemerintahan atas rakyat negeri itu.” 2 Tawarikh 26:21

Reputasi Uzia yang mengesankan sebagai seorang raja yang kreatif, makmur dan kuat menyebar dengan cepat. Kerajaan-kerajaan yang ada di sekelilingnya gentar kepadanya dan mengaguminya. Rakyatnya memuja dan berikrar setia kepadanya dengan dikelilingi oleh berbagai macam keberhasilan, wajar rasanya jika orang berpikiran bahwa Uzia pantas mendapatkan pujian.

Melepaskan Apa Yang Digenggam

“Sampailah mereka ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya. Lalu Abraham mendirikan mezbah di situ, disusunnyalah kayu, diikatnya Ishak, anaknya itu, dan diletakkannya di mezbah itu, di atas kayu api. Sesudah itu Abraham mengulurkan tangannya, lalu mengambil pisau untuk menyembelih anaknya.” Kejadian 22:9-10

Apa yang Abraham lakukan sangatlah sulit untuk diikuti. Anak yang diperoleh sebagai penggenapan janji Tuhan selama puluhan tahun, sekarang harus dipersembahkan kepada Tuhan! Tetapi ketika pisau di tangannya hampir menyembelih Ishak, Tuhan turun tangan! Saya percaya pada saat itu Ishak merasa sangat lega. Tetapi Abraham pasti merasa lebih lega.

Kebodohan Pilatus

Ada teman yang mendatangkan kecelakaan, tetapi ada juga sahabat yang lebih karib dari pada seorang saudara.(Amsal 18:24)

Pengamatan Raja Salomo itu benar. Dari pengalaman kita masing-masing tentu banyak di antara kita yang pernah dikecewakan oleh teman, tetapi tentunya kita pun pernah merasakan kasih sayang yang besar dari teman kita. Mungkin anda mempunyai banyak kawan dalam pergaulan. Tetapi apakah semua kawan anda baik? Seorang mahasiswa psikologi, suatu kali mengatakan: “Kawan yang baik itu sulit dicari. Mencari pacar lebih mudah dari pada mencari seorang kawan yang sejati.” Anda bisa memutuskan hubungan dengan pacar anda hari ini, mungkin dua hari lagi anda bisa mendapatkan pacar yang baru. Tetapi bila hari ini anda memutuskan tali silaturahmi yang erat, belum tentu lima tahun lagi anda menemukan seorang teman yang baik. “ …, dan seorang pemfitnah menceraikan sahabat yang karib.” (Amsal 16:28).

Kesatuan

Supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. Yohanes 17:21

MAKSUD Yesus mati di Salib adalah untuk mendamaikan manusia dengan Bapa di Surga. Surat Paulus mengatakan Dia mendamaikan yang jauh dan dekat menjadi satu dalam diri-Nya. Dalam surat Korintus Ia mengatakan, kita menjadi utusan Tuhan seolah-olah dengan mulut kita, kita berkata: "Berdamailah dengan Allah!" (2Kor 5:18-20). Juga tidak ada Yahudi, atau Yunani, tidak ada hamba atau merdeka, tak ada laki-laki atau perempuan, karena kamu semua adalah satu dalam Yesus Kristus.(Gal 3:28)

Jadwal Ibadah Minggu

  Kebaktian Umum
  05.30 Ibadah I
  08.15 Ibadah II
  11.15 Ibadah III
  17.00 Ibadah IV

Sekolah Minggu
08.15 Kelas Besar
09.00 Kelas Kecil
11.30 Kelas Kecil
17.30 Kelas Kecil